
Siapa sih yang ga pernah sedih? Namanya juga manusia, yang memiliki hati nurani, sedih adalah hal yang lumrah bagi setiap insan. Tapi, kalau kesedihan selalu datang bertubi-tubi tanpa silih berganti,,, ya itu sih namanya rezeki....
Rezeki gimana??? aneh nih orang, orang sedih koq dibilang rezeki. Sabar, segala sesuatu selalu ada hikmahnya. Indonesia berduka, lagi-lagi BOM meledak... siapa sih yang ga sedih?? Banyak orang dah bersiap mau nonton si "Setan Merah", eeeehhhh..... meledak tuh BOM.... Batal deh.
Selain itu, yang ngeBOM ni apa ya gak punya perasaan, atau malah bukan manusia, sehingga gak punya rasa sedih, malah dengan bangga dan tertawa, "berhasil". Makanya saya setuju banget kalau pengeBOMan itu tidak dikaitkan dengan isu agama, karena memang agama ada untuk membimbing umatnya.
Selain itu, kalau yang ngeBOM ngaku-ngaku islam, seharusnya dia belajar kepada nabi Muhammad SAW yang selalu sabar dalam berdakwah, selalu sabar dalam menghadapi cobaan, hinaan de el el, sehingga agama islam bisa seperti sekarang ini,,,
Memang sih, kesalahan bukan hanya pada si pengeBOM, tapi lingkungan juga mempengaruhinya. Artinya,,, pendidikan adalah hal yang terpenting, agar pengetahuan cukup sehingga mampu mencerna segala sesuatu dengan rasional. Sebagaimana sabda Rasul SAW, "tuntutlah ilmu sampai ke negeri cina" pada zaman itu negeri cina memang udah sangat maju, sehingga disarankan cari ilmu sampai ke cina, tanpa memandang kalau cina itu masih kafir, so belajarlah kemanapun di dunia ini.
kembali ke judul.
Dengan adanya ilmu, kita tidak akan bersedih lagi, hidup akan mudah, baik didunia maupun diakhirat, jadi perbanyaklah belajar supaya tidak mudah bersedih....



No comments:
Post a Comment